Sup Kikil Sapi Mengundang Rejeki

Sup kikil sapi adalah makanan tradisional di Indonesia yang dihidangkan dengan lontong dapat menggugah selera makan. Kikil atau kulit kaki sapi yang empuk dengan kuah hangat kental beraroma rempah semakin menambah gairah nafsu makan. Salah satu Depot Kikil Sapi Waru Jaya berukuran sekitar 3 x 7 meter berada di Jalan S Parman, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur mempunyai sup kikil ini yang stimewa karena kikilnya benar benar empuk.

Didirikan sejak 30 tahun lalu oleh Karmani dan Samsu depot Kikil Sapi Waru Jaya didirikan oleh pasangan Karmani (70) dan Samsu (77) berhasil menyedot penikmat kikil sapi dan daam waktu sejenak berhasil mempunyai banyak pelanggan setia.

Mereka benar benar menjaga cita rasa setiap hari sebanyak 25 pasang kikil mulai diolah sejak pagi. Agar lunak betul dan tidak amis, proses memasaknya dilakukan beberapa tahap. Dimasak dengan bumbu-bumbu lengkap dan beberapa bumbu utama, tak ada bumbu rahasia di sup kikil ini sama saja dengan komposisi sup kikil di depot lain, yaitu bawang merah, cabai merah, jahe, kunyit, bawang putih, sereh, daun jeruk, serta daun bawang untuk pemanis.

Tahap memasak kikil juga tidak sebentar. Proses kikil masih memerlukan sekitar empat jam sampai kikil empuk betul dan bumbu benar-benar meresap. Proses memasak kikil sudah berlangsung sejak pagi sehingga ketika warung buka, konsumen benar-benar menikmati hangatnya kuah kikil. Alhasil, sup kikil juga benar-benar empuk dan rempah merasuk sempurna.

Kulit Sapi Bisa Jadi Sate Kulit

Selain menjadi krupuk rambah, kulit sapi pun bisa menjadi sate. Warga Kuningan Jawa Barat berinovasi dengan mengolah kulit sapi menjadi sate kulit. Walaupun masih belum familiar ditelinga masyarakat Indonesia, bagia warga kuningan sate kulit ini cukup digemari.

Dalam proses pembuatannya cukup memakan banyak waktu sekitar 10 jam, kulit sapi kering yang diambil dari Cirebon seharga 32 ribu per kilonya di cuci dan dibakar untuk menghilangkan bulu halus pada kulit. Setelah itu direbus selama 2 jam dan direndam dengan air dingin supaya mengembang.

Sama seperti sate kambing, kulit sapi juga dipotong kecil-kecil dan ditusuk. Ada sedikit perbedaan dalam pemasakan, sate yang biasanya dibakar untuk sate kulit dimasukan ke dalam bumbu plus dengan menu tambahan nasi atau lontong.

Warnanya yang kekuning-kuningan menandakan bahwa bumbu sate kulit berbeda dengan sate kambing. Tidak memakai bumbu kacang tapi bumbu terbuat dari bawang merah, bawang putih, garam, jahe, dan kunyit.

Meledaknya popularitas makanan ini di Kuningan, wajar jika banyak masyarakat menggemarinya karena 2.000 per 12 tusuk, ini sangat murah.

Biogas Kotoran Sapi

Biogas Kotoran Sapi, Kulit Sapi, Kotoran Sapi, KomposSelain dimanfaatkan kulit dan dagingnya ternyata kotoran sapi juga bisa digunakan untuk menerangi malam yang gelap. Kotaran sapi yang biasa kita pakai untuk pupuk, sekarang Tim Ahli Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor dapat membuat listrik dengan menggunakan kotoran sapi yang dikenal dengan nama Biogas.

Limbah kotoran sapi memang tampak menjijikan tapi jika dimanfaatkan lebih dapat memberikan energi listrik yang memberikan cahaya cukup terang tak kalah dengan penerangan listrik dari PLN dan memenuhi kebutuhan rumah tangga dan industri

SUdah sejak tahun 1960 kotorang sapi telah dimanfaatkan tapi baru sekarang ini gas dari kotoran sapi dimanfaatkan sebagai energi alternatif.

Dalam penelitiannya, IPB mempunyai 25 sapi perah dan sapi potong dari sapi-sapi itulah peneliti dapat menghasilkan limbah kotoran sebanyak 18 kilogram untuk bahan pupuk dan bio gas. Setiap kilo kotoran sapi bisa menghasilkan 1 liter gas. Jadi setiap harinya IPB dapat memproduksi 18 liter gas, dari kotoran sapi-sapinya.

Indonesia sebenarnya berpotensi dalam mengembangkan sumber biogas, karena jumlah populasi hewan ternak mencapai 13 juta ekor dan dapat mendukung program pemerinta untuk menghemat BBM. Jika dikalkulasi dari 13 juta ekor ternak, itu berarti kotoran ternak yang dihasilkan per hari mencapat 130 ribu ton sama dengan 130 liter gas.

Wooow, angka yang fantastis ini sayangnya belum dimanfaatkan secara optimal.
Jika dimanfaatkan biogas  yang dihasilkan dapat dialirkan melalui pipa menuju ruang dapur untuk dipergunakan sebagai bahan bakar, untuk memasak dan menyalakan generator listrik.

Harga Kulit Sapi

Kulit Sapi, Jual Kulit Sapi, Resep Kulit SapiKulit sapi adalah salah satu dari sekian banyak bahan baku utama untuk pembuatan sepatu, tas dan dompet serta jaket. Selain menjadi bahan baku utama pembuatan sepatu dan tas, kulit sapi juga dapat diolah menjadi makanan seperti kerupuk kulit dan lain-lain.

Baik orang tua maupun anak anak pasti kenal jenis makanan terbuat dari kulit sapi sangat mudah dikenal. Baunya yang kas dan rasanya yang kres memanjakan lidah kita untuk selalu bergoyang.

Di Jawa Timur kerupuk dari kulit Sapi dikenal dengan nama “Krupuk Rambak”. Begitu menariknya bisnis makanan dari kulit sapi di Sumatra Barat terdapat belasan pengusaha kerupuk jangek, berskala kecil maupun besar. Mereka memproduksinya biasanya di rumah atau biasa dikenal dengan nama home industri. Hasilnya, mereka dapat memasok merambah ke pasaran luar provinsi, bahkan hingga ke Ibu Kota Jakarta dan Bali.

Melirik meningkatnya permintaan pasar tentang tas atau sepatu berbahan kulit sapi, akhirnya kami ikut terjun sekalian untuk memproduksi kulit sapi untuk bahan baku sepatu dan tas.

Bagi anda yang tertari dengan bisnis kulit sapi atau ingin pesan kulit sapi kami, silahkan lihat produk dan harga produk kami di halaman produk.